5 Pelajaran dari Premier League: Liverpool yang Menunda Juara serta Kembalinya Pogba

Posted on

 

Sehabis menanti berbulan- bulan lamanya, Premier League kesimpulannya kembali menyajikan hiburan buat penikmat sepak bola di segala dunia. Semacam yang dikenal, kompetisi ini pernah tertunda akibat pandemi virus Corona.

Kembalinya Premier League diisyarati dengan digelarnya 2 laga tunda yang belum pernah dilaksanakan saat sebelum pandemi tiba. Salah satunya mempertemukan Manchester City dengan raksasa Inggris yang lain, Arsenal.

Sangat terkini terdapat laga derby Merseyside antara 2 klub sekota, Liverpool serta Everton. Pertandingan yang diselenggarakan di Goodison Park pada Senin( 22/ 6/ 2020) dini hari tadi tersebut berakhir dengan peran imbang 0- 0.

Terdapat sebagian poin menarik yang dapat didapatkan dari kembalinya Premier League. Data sepenuhnya dari act4trees berikut ini dapat disimak dengan melaksanakan scroll ke dasar.

Mikel Arteta Memiliki Banyak Masalah

Tidak semacam klub Premier League yang lain, Arsenal telah menempuh 2 pertandingan dalam rentang waktu sebagian hari saja. Awal melawan Manchester City, serta kedua kontra Brighton pada akhir minggu kemarin.

Nahas nasib klub berjuluk the Gunners tersebut, mereka menelan kekalahan pada 2 pertandingan. Apalagi, waktu berjumpa Brighton, mereka tumbang secara menyakitkan melalui comeback di menit- menit akhir.

Mesut Ozil duduk di bangku cadangan, sedangkan Pierre- Emerick Aubameyang tidak kunjung mencetak berhasil. Kemudian terdapat David Luiz, Matteo Guendouzi, serta cederanya Bernd Leno. Arteta jelas memiliki PR banyak jelang laga selanjutnya.

Steve Bruce Meyakinkan Kelasnya

Suasana di Newcastle United belum menciptakan kejelasan hingga saat ini. Mulai dari pengambilan alih klub yang tidak kunjung tuntas hingga masa depan pelatih, Steve Bruce, yang pula belum didetetapkan.

Terdapat banyak rumor yang mengaitkan sebagian wujud dengan sofa kepelatihan the Magpies. Mereka merupakan Mauricio Pochettino serta laki- laki yang pula sempat melatih Newcastle, Rafael Benitez.

Kendati demikian, Steve Bruce menampilkan kalau dirinya tidak terbawa- bawa oleh ketidakjelasan masa depannya serta klub. Dia senantiasa sanggup menolong Newcastle mencapai kemenangan telak 3- 0 atas Sheffield United.

Perayaan Juara Liverpool Tertunda

Cuma perlu sebagian langkah kecil saja untuk Liverpool buat mengunci gelar juara Premier League masa ini. Tetapi, Dewi Fortuna tidak kunjung membagikan keberuntungan kepada klub asuhan Jurgen Klopp tersebut.

Seandainya sanggup mengalahkan Everton, Liverpool dapat jadi juara jika Manchester City kandas mencapai poin dikala berjumpa Burnley. Sayangnya, mereka cuma sanggup mencapai hasil imbang di laga tersebut.

Bisa jadi saja, mereka wajib menunggu hingga berjumpa dengan Manchester City pada minggu depan. Tetapi ini bukan sesuatu kekhawatiran yang besar, karena Liverpool mempunyai nyaris seluruh kesempatan buat jadi juara pada masa ini.

Paul Pogba Masih Bertarung

Semacam halnya Steve Bruce, masa depan Paul Pogba juga masih mengambang hingga saat ini. Sebagian pemberitaan berkata kalau gelandang asal Prancis tersebut hendak meninggalkan Old Trafford akhir masa ini.

Kendati demikian, dia senantiasa menampilkan kelasnya kala MU berjumpa Tottenham akhir minggu kemarin. Pogba masuk pada babak kedua bagaikan pengganti serta langsung membagikan napas kepada the Red Devils.

Apalagi, berkat dirinya, Manchester United memperoleh hadiah penalti yang membuat skor jadi seri 1- 1. Seakan jadi penebusan absennya yang berlangsung sangat lama sebab hadapi luka.

Kekuatan Kedalaman Skuat Chelsea

Chelsea hampir bernasib sama dengan Arsenal dikala berjumpa regu penunggu zona degradasi, Aston Villa. Beruntung, the Blues masih mampu mencapai kemenangan dengan skor 2- 0 pada laga hari Minggu( 21/ 6/ 2020) kemarin.

NGolo Kante, Christian Pulisic, serta Ruben Loftus- Cheek pernah diragukan dapat tampak bulan ini. Tetapi, ketiganya sukses pulih dari luka serta ikut membagikan andilnya dalam laga tersebut.

Pulisic, yang mencetak berhasil awal Chelsea, tampak bagaikan pengganti bersama Tammy Abraham, Ross Barkley, serta Pedro. Ini jadi cerminan seberapa bagusnya kedalaman skuat yang dipunyai Frank Lampard.

Serta pada masa depan, Timo Werner dan Hakim Ziyech hendak jadi bagian dari Chelsea. Mungkinkah mereka jadi salah satu kandidat terkuat mencapai trofi masa depan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *